Tips Adaptasi dari Kantor Korporat ke Startup

Jun 18, 2021
Sponsored by Google Chromebooks
Photo by Brooke Cagle / Unsplash

Adaptasi bukanlah hal yang mudah bagi karyawan yang pindah dari kantor korporat ke perusahaan startup. Ada berbagai budaya dan lingkungan yang berbeda di antara kedua jenis perusahaan tersebut. Jika kamu sedang berjuang untuk adaptasi, jangan khawatir. Bukan berarti kamu akan kesulitan menyesuaikan diri di perusahaan startup.

1. Pahami nilai dan cara kerja perusahaan

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memahami nilai-nilai yang dipegang oleh perusahaan. Biasanya, perusahaan startup memiliki nilai yang kuat. Nilai tersebut menjadi landasan bagi semua karyawan untuk bekerja di perusahaan tersebut. Selain itu, kamu juga harus mengikuti cara kerja perusahaan. Startup terkenal sebagai perusahaan yang fast paced atau memiliki fase kerja yang cepat. Kamu bisa mempelajari key performance indicator (KPI) dan objectives and key results (OKR) untuk mengetahui apa saja yang perlu kamu capai dalam waktu satu kuarter ke depan.

2. Amati lingkungan sekitar

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk bisa segera adaptasi dari kantor korporat ke startup adalah mengamati lingkungan sekitar. Selain nilai dan cara kerja, startup juga memiliki lingkungan kerja yang berbeda dari perusahaan korporat. Umumnya bekerja di startup lebih fleksibel dalam hal jam kerja dan pakaian. Kamu bisa melihat kebiasaan rekan atau atasanmu di kantor. Kemudian, coba terapkan kebiasaan-kebiasaan tersebut saat kamu bekerja.

3. Jangan malu bertanya

“Malu bertanya, sesat di jalan.” Tentu kamu pernah mendengar pepatah tersebut, bukan? Pepatah tersebut sangat cocok kamu terapkan ketika kamu sedang berusaha adaptasi dari kantor korporat ke startup. Pasalnya, kedua jenis perusahaan tersebut memang memiliki banyak perbedaan. Kamu mungkin akan kesulitan beradaptasi jika hanya melakukan pengamatan pribadi. Jika ada hal yang tidak kamu pahami, beranikan diri untuk bertanya pada rekan atau atasanmu. Mereka akan memahami dan membantumu mengatasi kendala-kendala yang ada. Dilansir dari Cosmopolitan, jangan mudah takut salah ketika bekerja di startup. Rekan-rekanmu akan terbuka dengan kesalahan dan usaha yang kamu lakukan untuk memperbaikinya.

4. Inisiatif

Salah satu hal yang kamu butuhkan untuk adaptasi dari kantor korporat ke startup adalah inisiatif. Dikutip dari IDN Times, trial and error adalah hal yang biasa di startup. Namun, tentu saja percobaan yang dilakukan pun tidak asal, ya. Kamu didorong untuk memiliki inisiatif yang tinggi demi menghasilkan ide-ide menarik bagi perusahaan. Tumbuhkan rasa inisiatif tersebut seiring dengan lamanya kamu bekerja di perusahaan itu.

5. Ikuti tren

Sebagai perusahaan yang bekerja dengan cepat, startup memiliki perhatian yang tinggi terhadap tren. Sedikit saja ketinggalan tren, perusahaan bisa kalah saing dengan para kompetitor. Oleh karena itu, kamu perlu terus mengikuti tren agar dapat adaptasi dari kantor korporat ke startup. Dorong dirimu untuk mengikuti tren-tren terbaru di industrimu. Sumber tren tersebut bisa datang dari mana saja, mulai dari media massa, media sosial, hingga melihat apa yang dilakukan kompetitor. Apabila sudah pernah melewati tahap adaptasi tersebut, apa yang saat itu kamu lakukan agar bisa cepat berbaur dengan lingkungan kerjamu?

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.